Fatwa-Fatwa 'Ulamaa -'Ulamaa Besar al-Azhar al-Syareef seputar Maulid Nabiy

| |




Gambar: Kitab Fataawaa Kibaar 'Ulamaa' al-Azhar al-Syareef Hawla al-Adhrihah wal-Qubuur wal-Mawaalid wan-Nudhuur (Fatwa-fatwa 'Ulamaa' Besar al-Azhar al-Syareef sekitar Kubur, Maulid, dan Nazar)





Fatwa-Fatwa 'Ulamaa -'Ulamaa Besar al-Azhar al-Syareef seputar Maulid Nabiy


1- Bab: Jika Maulid Itu adalah Suatu Kebenaran, Pasti Golongan Salafus-Soleh mendahului Kita dalam melakukannya


Berkata Fadhilah al-Ustaz al-Syaikh 'Abd al-Majid Salim - rahimahullah - , Mufti al-Diyar al-Masriyah (Mufti Besar Mesir / Grand Mufti of Egypt) untuk tahun 1942M:
 





Terjemahan: "amalan maulid dengan sifat yang diamalkan kebanyakan orang pada masa kini tidak pernah dilakukan langsung sama sekali oleh walau seorangpun Salaf al-Soleh, sekiranya hal ini (iaitu Maulid) ini adalah cara untuk mendekatkan diri kpd Allah maka sudah tentu mereka (para Salaf al-Soleh) telah melakukanya" [Rujuk: Fatwa Dar al-Ifta' (Jabatan & Pejabat Mufti Mesir), nombor fatwa. 589, bertarikh 1 Rabi'ul Thani 1361H, bersamaan 27 April 1942M


Rujukan: Fataawaa Kibaar 'Ulamaa' al-Azhar al-Syareef Hawla al-Adhrihah wal-Qubuur wal-Mawaalid wan-Nudhuur (gambar diatas), - terjemahan adalah nukilan penuh - halaman 64, cetakan Dar al-Yusr, Madinat al-Nasr, Qaherah, 1431H (2010M).








2- Bab: Perbuatan Maulid Adalah Bid`ah/Rekaan Kerajaan Fatimiyyah


Berkata Fadhilah al-Syaikh 'Ali al-Mahfuz - rahimahullah - , anggota Kibar 'Ulamaa di al-Azhar al-Syarif:




Terjemahan: "amalan maulid adalah bid'ah kerajaan Fathimiyyah: ...Maulid adalah perhimpunan yang didirikan untuk memuliakan mereka-mereka yang telah berlalu (wafat) dari kalangan para Nabi dan para Auliya'...yang pertama-tama mencipta (bid'ah) maulid: yang mula-mula mencipta bid'ah maulid di Qaherah adalah al-Khulafa' al-Fathimiyyin pada kurun ke-4, dan mereka mencipta bid'ah-bid'ah yang enam berkenaan maulid iaitu: 

1- Maulid Nabi
2- Maulid al-Hasan
3- Maulid al-Imam 'Ali
4- Maulid al-Husain
5- Maulid al-Sayyidah Fathimah al-Zahra'
6- Maulid Khalifah yang memerintah ......" 

Rujukan: Fataawaa Kibaar 'Ulamaa' al-Azhar al-Syareef Hawla al-Adhrihah wal-Qubuur wal-Mawaalid wan-Nudhuur (gambar diatas), - terjemahan adalah nukilan terpotong - halaman 75-84, cetakan Dar al-Yusr, Madinat al-Nasr, Qaherah, 1431H (2010M).








3- Bab: Rekaan-rekaan (bid'ah-bid'ah) Sesetengah Golongan Sufi Dalam Zikir dan Maulid

Berkata Fadhilah al-Syaikh Hasanin Makhluf - rahimahullah - , anggota Kibar 'Ulamaa di al-Azhar al-Syarif, yang juga merupakan Mufti al-Diyar al-Masriyah (Mufti Besar Mesir / Grand Mufti of Egypt) untuk tahun 1946M hingga 1950M




Terjemahan: "Bid'ah-bid'ah sesetengah Sufi dalam zikir dan maulid:...tiada asal dalam agama ini untuk mengingati Allah Ta'ala dengan cara ini seperti yang ditanyakan dalam soalan, dan tiadaklah ia dikenal disisi para Salaf al-Soleh, dan tidaklah juga pernah dianjurkan oleh para ulama' sufi yang 'arif - mengetahui isi ajaran kitab dan sunnah Nabi Nya - , bahkan ia adalah salah satu dari bid'ah sayyi-ah (bid'ah yang tercela, buruk) yang dicipta oleh sesetengah ahli sufi - yang tidak mengetahui isi ajaran kitab dan sunnah Nabi Nya - , kerana jahil akan petunjuk Rasul SAW dalam cara mengingat Rabb nya, dan ia adalah antara perkara yang haram menurut Syara`...."

Rujukan : Fataawaa Kibaar 'Ulamaa' al-Azhar al-Syareef Hawla al-Adhrihah wal-Qubuur wal-Mawaalid wan-Nudhuur (gambar diatas), - terjemahan adalah nukilan terpotong - halaman 85-88 , cetakan Dar al-Yusr, Madinat al-Nasr, Qaherah, 1431H (2010M).










Sekian dikongsi, moga bermanfaat. 
Abu Ismaaeel Muhammad Fathi al-Sakandary


Posted by Abu Ismaaeel Fathi on 12:29 PM. Filed under .

Copyright 2009 Simplex Celebs · All rights reserved · Designed by SimplexDesign